
Kegiatan Sekolah
PURWOJATI – Suasana ceria menyelimuti lingkungan SMKN 1 Purwojati pada hari ini. Sebanyak lebih dari 300 siswa dan siswi dari berbagai jenjang kelas berkumpul untuk menerima pencairan dana bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) atau yang lebih dikenal dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Penyaluran dana bantuan ini dilakukan secara langsung oleh pihak perbankan mitra, yakni Bank Negara Indonesia (BNI).
Dukungan Operasional PendidikanProgram ini menyasar para siswa yang tercatat dalam data pokok pendidikan sebagai penerima manfaat. Tercatat, mulai dari kelas X, XI, hingga kelas XII turut serta dalam proses aktivasi dan pencairan rekening ini. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses fasilitas pendidikan tanpa terkendala biaya operasional harian.
Pihak sekolah menjelaskan bahwa kehadiran petugas BNI langsung ke lokasi sekolah bertujuan untuk memudahkan akses para siswa. Dengan sistem jemput bola ini, siswa tidak perlu mengantre di kantor cabang bank, sehingga proses belajar mengajar di sekolah tidak terganggu secara signifikan.
Kepala SMKN 1 Purwojati menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari pemerintah untuk menunjang kebutuhan personal siswa, seperti pembelian seragam, alat tulis, sepatu, hingga biaya transportasi menuju sekolah.
"Kami sangat mengapresiasi kerja sama dengan BNI dalam memfasilitasi pencairan dana KIP ini. Dengan total penerima mencapai 300-an siswa, efisiensi waktu sangatlah penting. Kami berharap dana ini digunakan secara bijak oleh siswa untuk keperluan yang benar-benar menunjang prestasi mereka di sekolah," ungkap pihak manajemen sekolah di sela-sela kegiatan.
Proses pencairan dilakukan dengan menerapkan protokol administrasi yang ketat. Setiap siswa diwajibkan membawa dokumen pendukung seperti kartu identitas siswa, kartu keluarga, dan surat keterangan dari sekolah untuk diverifikasi oleh petugas bank di tempat.
Salah satu siswa kelas XII yang menerima bantuan mengungkapkan rasa syukurnya. Mengingat ia akan segera menghadapi ujian akhir dan praktik kerja lapangan (PKL), dana KIP ini dirasa sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan praktikum dan biaya administrasi kelulusan nantinya.
"Sangat membantu, apalagi bagi kami yang sudah kelas XII. Banyak kebutuhan untuk ujian dan persiapan setelah lulus. Prosesnya juga cepat karena bank datang langsung ke sekolah," ujarnya.
Penyaluran dana KIP melalui BNI ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menekan angka putus sekolah di tingkat SMK. Sebagai sekolah kejuruan, siswa SMKN 1 Purwojati memang membutuhkan dukungan finansial tambahan untuk bahan praktik yang seringkali memerlukan biaya mandiri.
Pihak BNI sendiri menegaskan akan terus mendukung program pemerintah dalam literasi keuangan sejak dini. Selain mencairkan dana, petugas bank juga memberikan edukasi singkat mengenai cara mengelola tabungan di buku rekening yang mereka terima.
Dengan selesainya proses pencairan bagi 300-an siswa ini, diharapkan motivasi belajar siswa SMKN 1 Purwojati semakin meningkat, selaras dengan visi sekolah untuk mencetak lulusan yang kompeten dan siap kerja.

